Posts

Image
Aku Dan Senja Senja ternyata memiliki makna tak terkira, dimana dia meyakinkan bahwa seindah apapun yang datang pasti akhirnya akan pergi. Senja, warnamu begitu cantik setiap kali melihat senja pasti ada orang yang memberikan senyuman iya benar, senja memberikan kebahagiaan. Jingga sebelum Abu Terbenam sebelum Terbit Bersinar sebelum Gelap Datang setelah Lelah, itulah senja.  Aku lebih suka senja daripada pelangi karna senja lebih tau cara pamit untuk pergi dan esok pasti dia akan kembali. Senja; yang datang pada waktunya yang pergi pada waktunya lalu kembali pada waktunya. Ia tak pernah benar benar pergi, hanya bersembunyi sebentar dan akan kembali saat waktunya tiba. Kau adalah sore dengan segala keindahan yang dipuji insan. Aku adalah langit yang menerima petang maupun siang mu, menerima riang pun perih mu. Ah ternyata sore singgah sementara saja tergantikan pekatnya malam pahitnya cerita. Hai senja... Aku disini masih sama dengan aku yang kemarin, hanya saja senyum ku lebih leb...

AKU DAN SENJA

  Sore itu, dua tahun yang lalu, saat semuanya dimulai. Berawal dari sebuah pertemuan singkat yang mengesankan. Saat itu lembayung senja sedang menyelimuti bumi. Matahari mulai melenyapkan eksistensinya. Seakan mengerti ini adalah waktu untuk membiarkan bulan bersama dengan bumi. Aku terpana olehnya. Bukan,bukan kamu, Senja. Aku sama sekali tidak terpana oleh keindahanmu. Langit yang berwarna merah keunguan itu lebih menarik perhatianku. Bukan kamu, Senja! Sudah hampir dua pekan lamanya, seperti orang bodoh, aku masih kembali ke tempat ini. Tempat yang selalu membawaku ke masa lalu. Tempat yang selalu membawa memoriku tentangmu. Ini lucu dan mungkin kau akan tertawa jika aku berkata bahwa aku mendambakanmu hadir ditempat ini lagi. Mendambakanmu untuk kembali dan kita bisa membuat lebih banyak memori di sini. Lucu bukan? Bagaimana kalau aku mengenalkan diri? Hai, aku adalah bulan yang sedang mendamba kehadiran matahari di malam hari. __ Sore itu aku pergi meninggalkan rumahku untuk ...